Showing posts with label Indonesia. Show all posts
Showing posts with label Indonesia. Show all posts

22 February 2015

Indonesia - d'primahotel Mangga Dua, Jakarta

Property: d'primahotel, Mangga Dua
Date:  27 August 2014 - 28 August 2014 (1 night)
Price: 371,000 IDR per night (RM 104.00)
Room Type: Single Standard Room (with breakfast)
Nearest Attraction: ITC Mangga Dua, Mangga Dua Square, Mangga Dua Mall, Pasar Pagi Mangga Dua, Ancol, Kota Tua

Booked via agoda.com.

# A new hotel it is.
The hotel doesn't have a cafeteria but guest is entitled for a coupon breakfast at Starbucks. 
The taxi driver didn't know about this hotel & I was the one who guide him. Located just opposite the road of WTC Mangga Dua.The hotel is very very very near to the well known Mangga Dua Square. Take only less than 10 minutes walking. 
# Reception-cum-lobby area
# Single room.
Pretty spacious. Boleh seludup lagi dua or tiga orang; tapi kena tidur atas lantai lah.
# They provide electric kettle.
And I had my ngeteh session alone in the room that night. 
# Spacious bathroom for a single room.
Basic amenities such as dental kit, soap & shampoo are provided.
# Elevator or staircase? Of course the first will be my ultimate option. 
Check out time is at 10am but considering I'm gonna leave for the airport around 3pm, I requested for a late check out & paid an extra 120,000 IDR. If I were to leave at 5pm, I have to pay the full rate. 

The receptionist helped me called the taxi for me. They do provide an airport transfer (for a small fee) but the driver was already booked at their other branch. If I have known earlier about this, I would have booked for the airport transfer during check in. My fault, I didn't asked about this beforehand.

I hope in the future they will vary the selection of breakfast other than just croissant or glazed doughnut. Overall I don't have any complain about this hotel. It is a new hotel so basically everything is new.

"Masih bau perabot baru'.

eryantierdabdulkarim

17 February 2015

Indonesia - Grand Serela Jalan Riau, Bandung

Property: Grand Serela Jalan Riau
Date:  24 August 2014 - 27 August 2014 (3 nights)
Price: 928,000 IDR per night (RM 238.00)
Room Type: Grand Room Family King (free breakfast for 4 people)

Nearest Attraction: Bandung Indah Plaza; Factory Outlets (FO) in Riau Street, Dago Street & Merdeka Street.

Booked via hotel's website.

# Hotel's facade
# Lobby
# Hallway
# Our room.
2 single bed downstairs.

# One queen bed upstairs.
# Pretty spacious down there.
The space under the staircase was where we put all our luggage. 
# For refreshment they provide coffee/tea making facilities & refrigerator.
The restaurant which is located at the same level as the lobby; opens until 3am daily. There is a wide selection of food & the price is quite affordable.
# The bathroom.
Not so clean though. Moldy walls & tiles. But the heater works perfect.
The room is cleaned on daily basis. And we got new towels everyday as well. Initially, we got 4 free breakfast coupons for this room. But considering there were 6 of us, we bought another 2 coupons. The receptionist lady was generous enough to give us a discount for the additional coupons. Alhamdulillah.

This hotel is easily accessible. Taxis are readily available. But too bad we didn't have enough time to explore the many FOs along the road.  Having said that, this hotel is suitable to those who came to Bandung to shop! Practically, all those FOs are just a stone away from the hotel.

Also according to their staff, there are many eateries nearby this hotel. Next visit, perhaps? 

eryantierdabdulkarim

8 February 2015

Liburan Day 6 - Last Day in Jakarta

Assalamualaikum.

Sambungan dari sini.

Super rajin kan update sebab ini last entry untuk trip Indonesia aku. And lepas ni! Entry balik kampong. Bila mau start scribble pasal kampong, harus hati berdebar. Degupan jantung akan jadi tidak sekata. *nah baldi*

28 Ogos 2014
Mangga Dua, Jakarta

Pagi ni memang sengaja bangun awal. Aku message Bunda untuk tanya jam berapa ITC buka. Sebab beliau & her siblings were in Jakarta a week before tu. She told me ITC buka jam 8am. Gigih lah aku bersiap, kunun mau datang mall tu awal. Cepat sampai so cepatlah siap acara shopping kan. 
# Free breakfast. I chose croissant sandwich over doughnut. Yums.
Kerlas (??) kan hotel aku stay ni. Voucher breakfast boleh redeem di Setabak. Ndak payah bazir duit ngopi macam selalu aku buat. Kali ni, FOC. Habit aku kalau jalan oversea, mesti mau singgah Setabak walhal kalau di KK...setahun sekali belum tentu aku masuk.
Habis breakfast, misi superwalkertapaki. Semalam balik dari Kota Tua, aku sudah calculate jarak hotel pi Pasar Pagi. And sebab aku memang suka membetis kalau di negara orang, so 1 kilometer adalah ndak jauh bagi aku. Kalau di tempat sendiri? *bunyi buzzer*
# View sepanjang aku berwalkertapaki
Aku ikut local lintas jalan super busy. Guna the power of hand. Lori besar pun stop bila aku tunjuk isyarat stop. Fuh lega. Padahal hati dupdap ndak hengat. Peluh di ketiak pun lebih dari biasa. 
# Mencari rezeki
Local prefer breakfast di gerai tepi jalan macam ni. Gigih kan peniaga ni semua tolak carts diorang awal pagi. 
# Less busy road
Ni view on the way pi Pasar Pagi. Belah sini belum macet lagi. Tapi the opposite road traffic memang sudah start slow. 
# Hello Pasr Pagi!
Sekali sampai...pintu depan belum buka. Hampas betul info Bunda bagi! 
# Sobs
Ni kalau kawan2 aku nampak memang sah kena kutuk. Since when pula aku ni suka jadi tukang rasmi mall kan?! Terpaksalah aku tabahkan hati join makcik pakcik adik kakak tunggu mall buka. 
# Kebaya lace
Super murah! One set ni boleh dapat less than RM50! Sebab aku malas buat measurement bagai, terpaksalah let go idea untuk beli. Plus yang 1 set dalam almari di rumah pun sebenarnya belum aku rasmi. 
# Puter...it took little word or thing to tickle me. Really.
Dari Pasar Pagi aku menapak lagi pi ITC. Both mall connected by bridge at the 3rd Floor. Or was it 5th? Masa busy browsing around, memang camera simpan dalam beg lah kan. Tapi misi hunting for winter jacket adalah gagal total. I did found few shops selling them tapi harga sangat minta ampun. Baiklah aku beli di kampong jak terus. Murah & ada brand lagi. 

Aku cuma borong few helai of seluar bunga2 (as per Bunda) a.k.a seluar santai as I called it. Pastu ada paddle pop skirt. And t-shirts untuk anak buah2an aku. Yang sepupu sepapat cuma dapat angin Jakarta. Beg aku sudah full pasal tu ndak boleh membeli sakan. Sudahlah ada satu kotak Kartika Sari tu lagi kan. Jadinya kenalah bijak membeli jangan sampai terbelah.
# Warung ngopi
Singgah sini untuk lunch. Lapar wooo lepas berjam2 tawaf mall. Propa lebih! Padahal aku dalam mall tu ndak sampai pun 2 jam.
# My fav! Bakmi daging.
# Lepas lunch, masa untuk balik hotel! So tahanlah bajai tepi ITC tu.
# Bajai campak aku tepi WTC. Makanya haruslah aku kena menapak pi seberang jalan untuk balik ke hotel. Mas Bajai adalah pemalas buat u-turn. Hampagas!
# Sudah tengahari, panas pun boleh tahan terik so marilah lintas jalan guna jejantas. Tu hotel aku stay for a night in Jakarta. d'prima hotel.
# Surprisingly tidak se-macet early this morning.
Supposedly waktu check out adalah jam 11am tapi aku extend until 3pm. So kena bayar half dari per nite rate. Oklah kan sebab flight aku pun jam 7pm. Banyak jam lagi yang ada before mau gerak pi airport. Bolehlah mandi, rest & bersiap. Around jam 3pm tu aku turun & minta tolong receptionist panggilkan teksi. Tapi dia suruh aku tahan jak di tepi jalan sebab kalau teksi masuk dalam perkarangan hotel, nanti driver charge aku parking hotel. Walau bukan dia park pun teksi tu. So aku pun menurut perintah. Luckily teksi memang bersepah. 

Aku memang sengaja gerak awal takut nanti stuck dalam macet. Jakarta + traffic jammed = kekasih sign mati. Biarlah sampai awal rather than lambat & menggopoh-gapahkan diri. Sudahlah sendiri, kalau jadi apa2...tiada kawan menangis bersama. Motif kan mau ada kawan menangis. 
# Parabola. Kalah Astro tau!
Ni view on the way to the airport yang sempat aku snap. Yang lain adalah gegar. 
# Arrived the airport after an hour.
Syukur alhamdulillah. Macet ndak teruk sangat. Sampai pun awal. Bolehlah drop luggage dengan rasa gumbira.
# Macam baru jak aku sampai airport ni malam haritu...now it's time to say goodbye already? Cepatnya masa berlalu!!
# Check-in counter
I was lucky indeed. Tengah queue untuk verify document semua, suddenly mamat sebelah aku datang dengan tercungap2. Ndak cukup nafas. Rupanya flight dia lagi 10 minit akan berlepas. Tapi orang kaunter tetap cakap dia ndak boleh check-in sudah. And that he has to buy a new flight ticket! Turned out, jalan mau masuk airport jammed teruk! Kiranya aku awal (plus minus) 10 minit. Kalau aku bertolak lambat dari hotel tadi, memang aku bakal jadi mangsa juga. Kesian mamat tu. Beriya dia salahkan macet tapi tetaplah ayat sama dia terpaksa dengar from the personnel. "U have to buy a new flight ticket, sir."

Jadi sama aku...confirm lah aku menangis tiada berlagu. Syukur si Err bijak mengatur masa kali ni. *pat on her back* Sejak kejadian tertinggal flight pi Bali few years back, aku memang super fobia sama masa. Kalau boleh 5 hours before departure time aku sudah mau ada di airport tau. Pengalaman mematangkan. Choi!
# Kids area
Ini memang impressing. For me that is. 
# Cimb kayo!
Siap provide charging station lagi. 
# To kill time, aku lepak sini. Sambil jamu perut. Sambil layan internet yang super laju.
# New to me. Makan mee goreng + nasi. As of for the taste? Bolehlah. Sambal hijau dia sedap. Slurps!
Aku masuk boarding hall an hour before departure time. And baru perasan, di Soekarno Airport ni before masuk boarding hall, akan ada personnel Air Asia yang berdiri tepi weighing scale. Ouh yes, kalau diorang rasa macam in doubt dengan berat hand luggage yang korang angkut...they will not hesitate to tahan u from entering the boarding hall. Semata untuk timbang berat hand luggage korang. So sila lah jujur...or buat macam Ms G. Pamer muka paling kondifen yang beg korang hangkut tu adalah ringan. Insha Allah, lepas. Aku haritu memang ndak risau apa sebab lenggang kangkung jak bawa sling bag. Kunun poyo siap ada check in baggage bagai.

Prayer room / surau memang ada a few provided dalam boarding hall. Cuma tu jaklah, sharing perempuan & lelaki. Tiada pemisah ruang untuk muslimah & muslimat. Same goes to the ablution area. So untuk yang mau solat, please take note. Motif kan suruh orang take note.

Flight was smooth. Cuma angin macam ganas sikit masa kapal mau berlepas. Sampai Double K city dengan bahagia. Cousin picked me up at the airport. Masuk rumah, terus hati berbunga riang. Jumpa anak2 yang dirindui. 

Maka tamatlah trip liburan bersama girlfriends. Lepas ni aku akan buat review pasal d'prima hotel to officially end my Indonesia trip. Insha Allah, bak kata si Naz...seru kuat sikit roh Rajin.

eryantierdabdulkarim

7 February 2015

Liburan Day 5 - Old Batavia a.k.a Kota Tua Jakarta

Assalamualaikum.

Sambungan dari sini.

Holla! Kembali bersiaran. Puas ni aku pujuk diri untuk seru aura rajin. Ada bestie mau menjejak Jakarta...pastu tetiba peras ugut bagai supaya habiskan entry Jakarta. Walhal aku bukan round habis pun negeri tu, alah touch & go pun ada. Maybe dia risau sebab aku kan baru balik dari kampong. So possibility untuk update cerita kampong & terkuburnya cerita Indonesia...adalah sedikit tinggi. Tettt.

Kali ni mau elak dari membebel sampai tersasar dari landasan. Biarlah caption at each pictures jadi cerita. Maafkan aku Naz, memang bias melampau kan perangai. Ateh nak cepat habiskan cerita Indonesia baru boleh proceed cerita balik kampong. 

27 Ogos 2014
Kota Tua, Jakarta 

"Dijuluki "Permata Asia" dan "Ratu dari Timur" pada abad ke-16 oleh pelayar Eropah, Jakarta Lama dianggap sebagai pusat perdagangan untuk benua Asia karena lokasinya yang strategis dan sumber daya melimpah"
# Also known as Stasiun Beos.
It is the oldest train station in Indonesia.
Masa dalam teksi, pak driver ada bagitau Kota Tua is literally behind this building. Aku ni dalam berkira2 untuk turun di sini jak. I can just cross the street. Sebab jalan untuk masuk Kota Tua adalah macet tiada ampun. Tapi hasrat aku cuma sampai di tekak jak. Driver tu beria mau hantar aku direct depan Kota Tua. Nasiblah fare ndak mahal mana.
# Memang tua sungguh. Sungguh sinonim dengan nama Kota Tua.
Too many abandon & empty buildings at this area. Tengok waktu matahari masih terpacak atas kepala, bolehlah aku snap sana snap sini. Bila matahari sudah terbenam?
# More destructed building
Maybe government purposely refied to demolished this buildings. Perhaps they keep it as part of tourist attraction.
# Kantor Pos (Post Office)
# Museum Sejarah Jakarta (Fatahillah Museum)
Ialah bangunan bekas Balai Kota Batavia, pejabat & juga pernah jadi kediaman General Governor.
# Senja yang sendu; gloomy sky.
# Jual jajan.
Street vendors along the sidewalk.
# Night market
Masa aku sampai, vendors baru mula buka gerai. Aku just cuci mata jak, tiada apa menarik jiwa aku untuk dibeli. 
# Kota Tua Square
# Memang betul represent the name Kota Tua kan.
# Batavia Cafe
Cafe ni adalah bangunan kedua tertua di Jakarta selepas Museum Sejarah Jakarta. Guess what, this building is 200 years old. Aku memang plan untuk masuk ngeteh dalam ni. You know, just to get the feel of it.
# Staff yang escort pun macam tau jak aku memang mau seat tepi window.
# Frame of pictures of some Indonesian important people hung on the wall.
Limpas area ni terus rasa nostalgia & klasik habis.
# The cafe interior
Boleh feel Jakarta during the colonial era. Masa masuk tu, terus disambut by one of their lovely staff. Downstairs or upstairs Miss? Haruslah upstairs kan, mau layan view Kota Tua from the window kaedahnya. 

# My quencher
Sebab aku kan sudah mencekik nasi padang before sampai Kota Tua ni, jadi orderlah air jak. Harga boleh tahan lah sesuai dengan 'usia' this cafe. 
# View of Stadhius from my seat.
Selamat tinggal sunset at Ancol. Melayan senja di Cafe Batavia jaklah aku. Sambil tengok gelagat orang di dataran. 
Puas layan mata dari tingkap cafe, sila lah faham diri. Walau staff cafe tu offered aku untuk spend sometime downstairs sebab akan ada live music that evening. Syarat dia kenalah order another drink, ndak kan duduk semata. Tapi aku tolak dengan baik. Ceh ayat skema! Senja bakal berlabuh, malam akan menjelma. Berjalan sendiri menyusuri bangunan lama & tiada berpenghuni, adalah something si Err paling mau elak.
# Di kala senja.
# Kak Ponti kreatif
Ada berani mau balik lambat lagi? Nasiblah ada bekas depan dia ni, so aku tau dia tengah 'bekerja'. Sudahlah berdiri depan bangunan lama, menghadap pokok besar. Nasib aku ndak berkuntau depan dia sebab terkejut.
# Cafe & motel
Deretan bangunan ni membelakang bangunan2 lama yang usang tadi. Siapa sewa motel area sini, memang paling sempoi ah bagi aku. 
# Aku limpas jalan ni untuk pi Stasiun Jakartakota. Mula tu plan untuk walkertapaki balik pi hotel.
# Berani mati jak snap gambar bangunan ni.
# Bank Indonesia
One of the new buildings at Kota Tua.
# Bangunan super lama tapi masih berfungsi sehinga kini.
Bila nampak teksi yang banyak, aku pun suddenly jadi super malas untuk berwalkertapaki. So marilah bazir duit tahan teksi untuk balik hotel. Nasiblah di Jakarta cuma perangai ber-teksi aku ni wujud.
Sampai hotel malam tu, I decided to cancelled my plan to go ronda Mangga Dua. Oh yeah, that mall adalah cuma a stone away from where my hotel is. Mau rehat kata ku. Before tu aku singgah beli sandwich di cafe bawah hotel. So sambil layan perut, sambil packing & sambil nonton Kdrama. Totally me time! Walhal hati sudah meronta rindu sama budak2 di rumah. Sobs.

Next day is my last day in Jakarta. Flight malam so memang sempat untuk tawaf area Mangga Dua. Plan aku cuma untuk singgah dua mall; Pasar Pagi & ITC. Kunun misi mau cari winter coat. So did I fulfilled my mission or not? Yang tu aku sambung next entry. Sekarang masa untuk Running Man. 

Sekian, Kbai.

eryantierdabdulkarim