Showing posts with label Indonesia - Train to Bandung. Show all posts
Showing posts with label Indonesia - Train to Bandung. Show all posts

17 January 2015

Liburan Day - View on board Argo Parahyanan (Jakarta-Bandung-Jakarta)

Assalamualaikum.

Sambungan dari sini.

Ni bukan sambungan cerita last entry. This time, aku update some of the pictures yang aku sempat snap on the way from Jakarta to Bandung; and vice versa via train. 

Jom cuci mata!

24 Ogos 2014
Jakarta - Bandung
# Semua sila berhenti bila palang diturunkan. Keretapi lagi mau lalu. 
# Walau tiada palang, semua kena berhenti. Hormat train please. 
# Before jumpa segala pemandangan yang hijau, inilah sebahagain dari common view throughout the journey. 
# Sebenarnya view macam ni selalu jak aku nampak di KK. Specially area yang memang ramai orang dari Indonesia & Philippines.
# Masuk area hijau. Memang damai.
# Sawah padi, walau kecil jak tapak...tepi railway pula tu. 

27 Ogos 2014 
Bandung - Jakarta
# Remind me of the terrace paddy field at Tegalalang, Ubud. 
# Green...green! I like. 
# Bawah tu adalah sungai; cetek tapi berbatu-batan super banyak. Ni bukan yang paling tinggi, ada lagi satu landasan yang lagi tinggi tapi aku ndak sempat ambil gambar. 
Nanti aku update kesinambungan cerita last entry. Mana aku lepak petang tu. Layan sunset sangat.

eryantierdabdulkarim

25 December 2014

Liburan Day 2 - Jakarta to Bandung via Train (Argo Parahyanan)

Assalamualaikum.

Sambungan dari sini. 

As I said earlier, sebelum mentekedarah di Magnum Cafe we went to Gambir Station first to print our train ticket. And also tinggalkan beg kami di tempat letak bag. 

24 Ogos 2014
Jakarta, Indonesia
# Alahai sign Stasiun Gambir! Like, tiada yang lagi kecil dari tu kah diorang boleh letak?
# Loket as in counter. And aku tau loket tu buah rantai. Bye!
# Muka bangga orang print tiket sendiri. 
I bought our train ticket online from tiket.com. This is the website. The system accept alien credit card. Lepas berjaya beli tiket, they will send a confirmation email. There's no need to print the email because what's important is the booking number. Enter the booking number at the kiosk machine & the machine will print the physical ticket. As easy as ABC! And yes, boleh pilih seat during the purchase. For free of charge. No hidden cost. Uhuks.

Mula tu ingatkan kena print email yang diorang bagi...rugi jak ink printer tau. Lurus betul aku bawa hard copy email padahal boleh jak print di station. Well, new lesson gained. And boleh share sini. Else memang selamanya ndak tau.
# The physical ticket; self-printed at the station. The price is as stated on the ticket (Executive Coach). 
Tip: Buy early to get a cheaper price.
# Luggage storage room available at Gambir Station. 
We paid 10,000 IDR for 6 backpacks. It's quite cheap because we didn't rent the locker. We went out for a couple of hours so our bags were placed under the counter only.
# Banyak restoran & cafe di Stasiun Gambir. So sila jangan risau. Boleh juga tapau & makan dalam train.
# Keluarkan passport awal2 untuk checking. 
Since memang tiada lagi mau dibuat, we decided to enter the departure hall. Train memang sudah menanti penumpang. Better lah board train awal kan? Ada aircond. Lepak di station, panas. Plus kurang tempat duduk. 
# Kami menghala ke Selatan. 
# Jalur a.k.a Platform 1 & 2. Sila alert with the signboard.
# The seat is quite spacious. And comfy; for me that is. Leg room pun luas sebab aku letak bag di depan kaki. Pun still ada ruang untuk aku bergerak. 
# View from my seat. Ms C, Ms P & I were separated few rows from the other 3 ladies. And that's Ms L in the pic.
# Hello teman2 segerabak. Semoga kita semua selamat sampai ke destinasi. Jangan tanya aku apa beza coach eksekutif & coach biasa. Ni first time aku naik train di Indonesia.
# Power outlet at every seat. Just remember to bring a suitable adapter. This time, si Err bijak-bestari for she brought the right plug. 
Letak jak bontot atas kerusi, kepala terus berdenyut tapi sempat ambil gambar dalam train! On the way pi station pun memang sudah rasa pening sikit. Ni masuk train, kepala rasa macam mau pecah pun ada. And dan2 tu juga rasa mau tikam jantung. Ni obviously bukan kes udara panas, cuaca membahang. Ini kes makan ndak beringat. Memang patut sakit. Padan muka! Sudah tau coklat tu dalam kategori 'makanan yang perlu dimakan dengan berhemah'...tapi sengaja cari pasal. 

Too much chocolate consumption akan menyebabkan si Err migraine. So dalam kes ni, aku memang menempah bala. Sebab melantak tanpa fikir panjang; nafsu didulukan. Sudahlah route from Jakarta to Bandung adalah bukan se-smooth bullet train! Nangis? Tiada siapa mau layan. 

Makanye untuk elak migraine jadi makin teruk, and isi perut terburai...aku telan ubat yang memang sentiasa dalam bag. And baru perasan, that was the last tablet I had. Terima kasih wahai Sikap Pelupa. Sila tepuk tangan untuk diri sendiri. 
# Train leaving Gambir Station.
I was trying to forced myself to sleep during the first one hour of the journey. Macam mana dapat tidur kalau sibuk mengetik camera. Pastu sibuk update instagram bagai. Sebenarnya 'excited' tengok keadaan di Jakarta. Too much similarities to some places here in Sabah.

Before sampai Bandung, train akan stop at few stations to pick up passengers. And luckily masa train masuk area kiri kanan hutan, mata aku pun start layu. Maka dapatlah aku tidur. Alhamdulillah, terbangun masa train lalu tepi sawah padi. Automatically teringat sawah padi di Tegalalang, Ubud. Just that di Ubud view lagi lawa. Ngek. Masa terbangun tu, kepala sudah rasa ringan sikit. Migrain pun sudah lesap. Tinggal pening lalat sikit jak. Sungguh spoil big time kalau sakit time bercuti. 

Aku sambung tidur bila train lalu kawasan hutan lagi. No more nice view untuk cuci mata, tidur jaklah the best solution. Three hours (plus plus) journey to Bandung seems too long for me. Semua sebab kepala ting tong aku. Ndak apa, pengajaran. Harap next time akan jadi lebih careful. Ntah berapa kali last time lah juga pun...sebab bila jumpa coklat, memang akan lupa diri. Pfft.

eryantierdabdulkarim